MEMO

Posted: March 29, 2015 in Uncategorized

MEMO

Apa itu memo?

Sebuah memo atau memorandum adalah:
o hard-copy (dikirim pada kertas) dokumen
o digunakan untuk berkomunikasi dalam sebuah organisasi
o biasanya pendek
o mengandung Untuk, Dari, Tanggal, Pos Subyek dan bagian Pesan
o Tidak perlu ditandatangani, tapi kadang-kadang memiliki nama pengirim di bagian bawah untuk menjadi lebih ramah, atau nama lengkap pengirim untuk menjadi lebih formal. Jika ragu, ikuti gaya perusahaan Anda.
Mengapa menulis memo?
Memo berguna dalam situasi di mana e-mail atau pesan teks yang tidak cocok. Misalnya, jika Anda mengirim suatu objek, seperti buku atau kertas yang perlu ditandatangani, melalui surat internal kantor, Anda dapat menggunakan memo sebagai catatan penutup untuk menjelaskan apa yang penerima harus melakukan.
Bagaimana menulis memo
Memo harus memiliki bagian dan isi sebagai berikut:
1. ‘Untuk’ bagian yang berisi nama penerima. Untuk memo resmi, diberi nama penerima; misalnya ‘Untuk: Andy’ cukup. Untuk lebih memo formal, gunakan nama lengkap penerima. Jika penerima adalah di departemen lain, gunakan nama lengkap dan nama departemen. Hal ini biasanya tidak diperlukan untuk menggunakan Bapak, Ibu, Miss atau Ms kecuali memo sangat formal.

2. ‘Dari’ bagian yang berisi nama pengirim. Untuk memo resmi, pengirim nama lain; misalnya ‘Dari: Bill’ cukup. Untuk lebih memo formal, gunakan nama lengkap pengirim. Jika penerima adalah di departemen lain, gunakan nama lengkap dan nama departemen. Hal ini biasanya tidak diperlukan untuk menggunakan Bapak, Ibu, Miss atau Ms kecuali memo sangat formal.

3. ‘Tanggal’ bagian. Untuk menghindari kebingungan antara sistem tanggal Inggris dan Amerika, menulis bulan sebagai kata atau singkatan; misalnya ‘Januari’ atau ‘Jan’.

4. Subject.

5. Pesan.
Kecuali memo adalah catatan singkat, pesan memo terorganisir harus berisi bagian berikut:
a. Situasi – Pengantar atau tujuan memo
b. Masalah (opsional) – misalnya: “Sejak pindah ke kantor baru di Kowloon Bay, staf memiliki kesulitan dalam mencari tempat terdekat untuk membeli makan siang.”
c. Solusi (opsional) – misalnya: “. Menyediakan oven microwave di dapur akan memungkinkan staf untuk membawa kotak makan siang mereka sendiri dan panaskan makanan mereka”
d. Aksi – ini mungkin sama dengan solusi, atau menjadi bagian dari solusi yang penerima harus melaksanakan; misalnya “Kami akan sangat menghargai jika Anda bisa mengotorisasi hingga $ 3.000”
e. Kesopanan – untuk menghindari penerima menolak untuk mengambil tindakan yang Anda inginkan, penting untuk mengakhiri dengan ekspresi sopan; misalnya “Sekali lagi, terima kasih atas dukungan Anda.”, Atau lebih informal “Terima kasih”.

6. Tanda tangan
ini adalah opsional.

Nama:         Rico Putra D

NPM:          26212297

Kelas:         3EB12

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s